Faktabangsa.com Indramayu – Kasus perundungan (bullying) pelajar SMA N 1 Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih hangat menjadi perbincangan publik usai videonya beredar luas di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu.

Yang lebih menarik perhatian, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Losarang, Ade Sumantri, saat dihubungi tim media malah memberikan penjelasan yang terkesan kurang profesional selaku penanggung jawab dilingkungan sekolah tersebut.

Ia menegaskan bahwa dengan adanya insiden memiriskan tersebut, tidak perlu ada pembinaan untuk kedepannya. Hal itu, ia berdalih lantaran pihak-pihak yang bersangkutan sudah berakhir dengan mediasi (damai).

“Tidak ada pembinaan selanjutnya karena sudah damai, menurut siswa kejadian itu cuma bercanda,”Jelasnya, pada Jum’at (21/11/2025).

Penting untuk diingat bahwa insiden yang menimpa siswa SMAN 1 Losarang tersebut menjadi perhatian bagi pihak sekolah khususnya Kepsek selaku penanggung jawab, diantaranya dalam hal pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Seperti diketahui sebelumnya, viral sebuah video di media sosial terkait dugaan aksi perundungan (bullying) siswa SMAN 1 Losarang. Insiden ini pun menggemparkan warga masyarakat Indramayu.

Dalam video itu, tampak seorang pelajar diikat kedua kakinya di meja dengan ditertawakan oleh sejumlah teman di sekolahnya. Korban pun seperti mengalami tertekan secara mental sebagaimana dari ekspresi wajahnya.
(Roni)

Share.
Exit mobile version