Close Menu
Fakta BangsaFakta Bangsa
  • News
  • Nusaraya
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
  • Cahaya
  • Techno
  • Otomotif
  • Bola
  • Lifestyle
  • Tren
  • Lestari
  • Health
  • Redaksi
  • News
What's Hot

Pengecoran Jalan Sindang-Pecuk Dimulai, Pelaksana: Prioritaskan Standar Mutu dan Kualitas

Diduga Abu-abu, BTS Raih 5 Paket APBD Tahun 2026, Nilainya Nyaris Rp 1 Miliar

Menelisik! Siapa Sosok “HLM” Yang Disebut-sebut Oleh Direktur CV Rogo Teknik?

Facebook X (Twitter) Instagram
Fakta BangsaFakta Bangsa
Berlanggan
Login
  • News
  • Nusaraya
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
  • Cahaya
  • Techno
  • Otomotif
  • Bola
  • Lifestyle
  • Tren
  • Lestari
  • Health
  • Redaksi
  • News
Fakta BangsaFakta Bangsa
You are at:Beranda » Jaminan Standar Teknis Proyek Jalan Kenanga-Rambatan Rp1,6 Miliar Diragukan Publik
Daerah

Jaminan Standar Teknis Proyek Jalan Kenanga-Rambatan Rp1,6 Miliar Diragukan Publik

RedaksiBy RedaksiJuli 15, 20260153 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Faktabangsa.com | Indramayu – Pengecoran di proyek rekonstruksi jalan Rambatan-Kenanga terpantau tengah berlangsung. Dalam pengerjaannya, publik menyoroti serius akan jaminan standar teknis yang diterapkan pelaksana, pada Rabu (15/07/2026).

Hasil cek dan ricek tim media di lokasi sekira pukul 17.57 WIB, tidak menyaksikan adanya tanda-tanda kehadiran pengawas konsultasan. Padahal, diwaktu tersebut ready mix (beton) sedang ditumpah dari mobil batching plant.

Ketiadaan pengawas konsultan disaat pengecoran berlangsung, dikhawatirkan akan mempengaruhi konsistensi ketataan kontrakor dalam menjaga mutu dan standar teknis pelaksanaan.

Bukan hanya itu, tim media juga menyoroti jarak pemasangan besi dowel yang berfungsi sebagai penyalur beban antar pelat. Komponen ini memastikan transisi beban kendaraan mulus, mencegah penurunan atau kerusakan sambungan (faulting), serta memberikan ruang bagi pelat untuk memuai atau menyusut akibat perubahan suhu tanpa menyebabkan keretakan.

Terpantau secara langsung di lokasi, jarak pemasangan dowel pada pengecoran jalan tersebut diperkirakan lebih dari 25 meter untuk setiap titiknya. Metode ini perlu dipertanyakan mengenai kesesuaiannya, apakah sudah sesuai dengan semestinya atau justru sebaliknya.

Ketiadaan pihak yang berkompeten dari perusahaan penyedia (pelaksana) dan pengawas konsultan di lokasi saat itu, mengakibatkan minimnya informasi yang diperoleh mengenai standar teknis pengerjannya.

Dugaan yang lebih memprihatinkan, yakni mengenai alat pemadat beton (concrete vibrator) tidak terlihat tanda-tanda keberadannya. Para pekerja proyek terlihat meratakan dan memadatkan beton yang masih basah hanya dengan menggunakan alat seadanya.

Sebagaimana diketahui, fungsi utama vibrator beton adalah memadatkan adukan beton segar saat proses pengecoran. Alat ini bekerja dengan cara menggetarkan adonan untuk mengeluarkan gelembung udara yang terperangkap, memastikan material mengalir sempurna di sekitar rangka besi, serta mencegah struktur menjadi keropos.

Ketua WN 88 Indramayu, Ahmad Nur Irsyad yang menyaksikan secara langsung proses pengecoran tersebut merasa miris atas ketiadaan konsultan pengawas, pihak perusahaan penyedia, serta alat pemadat beton (concrete vibrator).

Menurutnya, alat concrete vibrator mimiliki peran krusial dalam pekerjaan pengecoran karena dapat menjaga keutuhan mutu beton. Kehadiran pengawas konsultan juga tidak kalah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan standar biaya, waktu, dan mutu yang telah disepakati.

“Sangat miris, alat concrete vibrator tidak terlihat di lokasi, padahal perannya sangat penting. Begitu juga dengan konsultan pengawas yang seharusnya standby dari awal hingga berakhirnya pekerjaan,”Ujar Irsyad menggelengkan kepala.

Di lokasi, tim juga melihat papan bekisting jenis plat besi yang sudah berkarat dan nyaris jebol masih digunakan dalam pengecoran tersebut. Hal itu dikhawatirkan tidak mampu untuk menahan beban berat beton.

Diketahui, proyek rekonstruksi jalan Kenanga-Rambatan tersebut bersumber dari APBD Indramayu tahun 2026 senilai Rp.1.650.918.000. Pekerjaan ini dibawah naungan Dinas PUPR, dan CV Jayson Wijaya dipercaya untuk bertindak sebagai pelaksana.

Irsyad menekankan kepada Dinas PUPR Indramayu agar supaya meninjau ulang dan melakukan evaluasi proyek tersebut secara total. Langkah demikian, kata dia, penting untuk dipenuhi guna mencegah terjadinya dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Sementara, belum ada penjelasan resmi dari konsultan pengawas maupun Dinas PUPR Indramayu tekait pelaksanaan proyek yang dihantui keraguan standar teknis tersebut. Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi masih dilakukan.

(Faktabangsa.com)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleProyek Jalan Tembaga Rp3,3 Miliar, Standar Teknis Diragukan, Konsultan Tak Tahu Jarak Dowel?
Next Article Terkait Pengadaan Tanah SMKN Tukdana, Wendi: Bisa Dilaporkan Jika Ada Masalah
Redaksi
  • Website

Related Posts

Pengecoran Jalan Sindang-Pecuk Dimulai, Pelaksana: Prioritaskan Standar Mutu dan Kualitas

Juli 26, 2026

Diduga Abu-abu, BTS Raih 5 Paket APBD Tahun 2026, Nilainya Nyaris Rp 1 Miliar

Juli 21, 2026

Menelisik! Siapa Sosok “HLM” Yang Disebut-sebut Oleh Direktur CV Rogo Teknik?

Juli 21, 2026
Demo
Top Posts

BBM dan IPP Pengupasan Sawah di Desa Curug Dipertanyakan, Polisi Diminta Bertindak

Juli 19, 2026102

Mayat Mengambang Di Sungai Cipelang

Desember 30, 202584

HUT SAYU ke-40 & Reuni Akbar SMAN 1 Indramayu, “Life Begins at Fourty” Penuh Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Desember 27, 202582
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews
Demo
Most Popular

BBM dan IPP Pengupasan Sawah di Desa Curug Dipertanyakan, Polisi Diminta Bertindak

Juli 19, 2026102

Mayat Mengambang Di Sungai Cipelang

Desember 30, 202584

HUT SAYU ke-40 & Reuni Akbar SMAN 1 Indramayu, “Life Begins at Fourty” Penuh Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Desember 27, 202582
Our Picks

Pengecoran Jalan Sindang-Pecuk Dimulai, Pelaksana: Prioritaskan Standar Mutu dan Kualitas

Diduga Abu-abu, BTS Raih 5 Paket APBD Tahun 2026, Nilainya Nyaris Rp 1 Miliar

Menelisik! Siapa Sosok “HLM” Yang Disebut-sebut Oleh Direktur CV Rogo Teknik?

© 2026 Fakta Bangsa. All right Reserved
  • News
  • Trending
  • Video
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?